Lubuk Pakam, Info Liputan – Mobil ambulance milik Pemerintahan Desa Tanjung Garbus 1 Kecamatan Lubuk Pakam yang diduga dibeli melalui Dana Desa ditelantarkan dan mangkrak berbulan-bulan. Kendaraan tersebut ditemukan berada di Desa Aek Pancur Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang pada Senin (29/12/2025).
Penyebab mengapa ambulance desa tersebut disembunyikan di lokasi yang berada di kecamatan berbeda hingga kini belum diketahui dengan jelas. Sementara itu, masyarakat Tanjung Garbus 1 yang membutuhkan pelayanan darurat merasa kebingungan ketika ada kebutuhan transportasi untuk pasien sakit atau mengantar jenazah.
Bahkan jika ambulance tersebut mengalami kerusakan, pertanyaan muncul mengapa tidak segera dilakukan perbaikan dan harus dibiarkan mangkrak selama berbulan-bulan. Lebih mengherankan lagi, lokasi parkir kendaraan tersebut tidak berada di area bengkel atau lokasi yang berdekatan dengan tempat perbaikan.
Salah seorang warga Aek Pancur yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku telah melihat ambulance tersebut diparkir di lokasi tersebut cukup lama. “Kalau ambulance tersebut sudah cukup lama diparkirkan di sini, terakhir saya melihatnya pada awal bulan Oktober 2025, dan sampai saat ini tetap seperti itu,” tutur warga tersebut.
Saat awak media melakukan konfirmasi melalui telepon seluler, Kepala Desa (Kades) Tanjung Garbus 1 Basuki Rebo enggan menjawab satu pun pertanyaan yang diajukan dan tidak memberikan klarifikasi apapun terkait kondisi ambulance yang ditelantarkan.
Kondisi ini membuat masyarakat dan pihak terkait bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan mobil ambulance desa dan juga kinerja Kades Tanjung Garbus 1 dalam mengelola aset publik yang seharusnya bermanfaat bagi warga.
Masyarakat mengajukan permintaan resmi kepada Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang, serta Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan mendalam. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah Kades memang lalai dalam menjaga dan mengelola aset pemerintah yang diperuntukkan untuk kebutuhan masyarakat.
Kepala Desa Tanjung Garbus 1 diduga juga tidak memperhatikan kondisi aset yang dimiliki desa, terbukti dengan tindakan menelantarkan ambulance di Desa Aek Pancur. Selain itu, masyarakat juga meminta agar Kades tersebut diperiksa secara menyeluruh karena dinilai tidak cakap dan lalai dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat. (TIM)













