Tanggamus, Infoliputan.com – Gerombolan Trail Tua Lampung (GTTL), komunitas pecinta motor trail klasik, sukses menggelar acara Halal Bihalal 1444 Hijriyah di Pekon Taman Sari (Pekon Rintis), Kabupaten Tanggamus, Lampung, Minggu, 3 Mei 2025. Acara ini dihadiri ratusan anggota dari berbagai penjuru Lampung, yang menunjukkan semangat persaudaraan dan kebersamaan pasca Idul Fitri. Kehadiran mereka juga membuktikan kekompakan dan solidaritas yang kuat di dalam GTTL.
Selanjutnya, GTTL melanjutkan acara buka bersama yang sukses mereka gelar di Bendungan Way Sekampung, Pringsewu, selama bulan Ramadan dengan acara Halal Bihalal ini. Oleh karena itu, acara ini menunjukkan konsistensi GTTL dalam mempererat tali silaturahmi antar anggota. Akibatnya, kesuksesan acara buka puasa tersebut menjadi fondasi yang kuat untuk penyelenggaraan Halal Bihalal yang lebih meriah.
Lebih dari 500 anggota GTTL memadati lokasi acara. Pada kesempatan ini, mereka memanfaatkan momen Halal Bihalal untuk memperkuat tali silaturahmi dan melepas rindu setelah perayaan Idul Fitri. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan pun terasa di antara para anggota, menciptakan atmosfer yang hangat dan penuh persaudaraan.
Pengumuman Rencana Acara Besar: Riungan Trail Tua Lampung (RTTL)
Ketua GTTL Lampung, Nawi Sakuri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi seluruh anggota dalam sambutannya. Lebih penting lagi, ia mengumumkan rencana besar GTTL selanjutnya: Riungan Trail Tua Lampung (RTTL) yang akan mereka gelar pada 18 Oktober 2025 di Gunung Alib, Tanggamus. Acara ini diharapkan akan menjadi ajang kumpul yang lebih besar dan meriah.
Salah satu anggota senior, Taryo (Mbah Teye) dari Pringsewu, juga menyampaikan pesan kebersamaan. Beliau menekankan pentingnya solidaritas antar anggota, tanpa memandang lama atau barunya bergabung dalam komunitas. Mbah Teye berharap GTTL akan terus solid dan kompak, menganggap semua anggotanya sebagai saudara dalam satu keluarga besar.
Sanusi, mewakili panitia penyelenggara, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung acara Halal Bihalal, baik secara materiil maupun moril. Dukungan tersebut sangat berharga dan berperan besar dalam kesuksesan acara yang penuh keakraban ini.
Puncak acara dimeriahkan dengan kegiatan riding bareng mengelilingi wilayah pegunungan Pekon Rintis dan lomba keseimbangan sepeda motor. Para peserta harus mengendarai motor sejauh 20 meter dengan kecepatan paling lambat untuk memenangkan hadiah menarik. Lomba ini menambah keseruan dan semakin memperkuat semangat kebersamaan di antara anggota GTTL. (Red)













