Samosir Sumatera Utara, infoliputan.com – Panitia pelaksana peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025, bertajuk “Kolaborasi Sumut Berkah,” secara resmi membubarkan diri pada Senin, 5 Mei 2025. Pembubaran yang berlangsung di Desa Unjur Ambarita, Samosir, ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan peringatan May Day tahun ini. Selanjutnya, panitia akan menyelesaikan administrasi dan pertanggungjawaban.
Sejumlah tokoh penting menghadiri acara pembubaran, termasuk Wadir Intelkam Poldasu yang didampingi AKBP Jhonson Hasibuan dan Kompol Hasanul Basry, S.IP, SIK, MM. Ririn Bidasari, SH, M. Hum dan Sevline R. Butet, S. Pi, MM, perwakilan dari Disnaker Sumut, hadir dan menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung keberhasilan acara ini. Hal ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan serikat pekerja.
Ketua Panitia May Day 2025, Noviandy, beserta jajarannya, termasuk Benhidris Nainggolan (Sekretaris) dan Mariani C Barus (Bendahara, sekaligus Ketua FSB HUKATAN KSBSI Sumut), turut hadir. Dengan demikian, kehadiran perwakilan PD FSP FARKES KSPSI Sumut semakin menegaskan kolaborasi erat antara serikat pekerja dan pemerintah dalam penyelenggaraan May Day 2025. Akibatnya, proses pembubaran berjalan lancar dan tertib.
Pembubaran panitia ini menandai tahap akhir dari proses penyelenggaraan acara yang melibatkan berbagai serikat pekerja di Sumatera Utara. Oleh karena itu, keberhasilan acara ini membuktikan kekuatan kolaborasi dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja.
Panitia akan fokus pada penyelesaian laporan dan pertanggungjawaban keuangan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama dalam proses ini. Semua proses administrasi akan dilaporkan secara transparan.
Semangat kolaborasi yang telah terbangun selama persiapan dan pelaksanaan May Day 2025 akan terus berlanjut. Kerjasama antara serikat pekerja dan pemerintah sangat penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi seluruh pekerja di Sumatera Utara.
Semoga keberhasilan May Day 2025 “Kolaborasi Sumut Berkah” akan menginspirasi peningkatan kesejahteraan dan perlindungan yang lebih baik bagi seluruh pekerja di masa mendatang. (RS)













