INFOLIPUTAN.COM/Pesawaran — Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesawaran, Farid, menyampaikan pesan penting kepada para calon jamaah haji Pesawaran yang dijadwalkan berangkat pada tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Farid kepada wartawan di Pelataran Gedung DPRD Pesawaran usai menghadiri rapat paripurna, Rabu.
Dalam kesempatan itu, Farid menegaskan bahwa perjalanan haji bukan hanya perkara administratif atau fisik semata, tetapi merupakan ibadah agung yang membutuhkan kesiapan menyeluruh dari setiap calon jamaah.
Tekankan Kesiapan Mental, Fisik, dan Spiritual
Farid menyebutkan, pihaknya bersama pemerintah daerah terus bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik mulai dari tahapan pembinaan, manasik haji, hingga pendampingan kesehatan. Semua persiapan itu dilakukan agar para jamaah memiliki pemahaman dan kesiapan matang sebelum melaksanakan rukun Islam kelima tersebut.
Kami berharap para jamaah haji Pesawaran tahun 2026 benar-benar memanfaatkan masa persiapan ini dengan sebaik-baiknya. Persiapkan diri, jaga kesehatan, dan perkuat niat serta keikhlasan dalam beribadah,” ujarnya.
Menurut Farid, persiapan fisik dan kesehatan menjadi perhatian serius, mengingat kondisi cuaca dan intensitas ibadah haji yang membutuhkan stamina prima. Karena itu, Kemenag mengimbau calon jamaah agar mulai menerapkan pola hidup sehat, rutin memeriksakan kondisi tubuh, serta mengikuti setiap arahan dari tim kesehatan.
Pembinaan Intensif dan Peningkatan Kualitas Layanan
Farid memastikan bahwa Kemenag Pesawaran terus melakukan pembenahan serta meningkatkan kualitas pembinaan. Tahun 2026, pembekalan akan dilakukan lebih terstruktur, termasuk materi terkait:
Rukun dan wajib haji
Simulasi perjalanan dan praktik manasik
Edukasi kondisi terkini di Arab Saudi
Penguatan kedisiplinan dan etika selama di Tanah Suci
Selain itu, fasilitas keberangkatan juga dibenahi untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi jamaah. Mulai dari layanan dokumen, transportasi, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Kami berkomitmen memberikan pendampingan terbaik agar jamaah bisa menjalankan ibadah haji dengan terarah, tertib, dan sesuai tuntunan,” jelas Farid.
Ibadah Haji Adalah Perjalanan Spiritual
Lebih jauh Farid mengingatkan, ibadah haji adalah perjalanan panjang yang menuntut kesabaran, kebersamaan, dan keteguhan hati. Oleh sebab itu, selain mempersiapkan fisik, para jamaah diminta memperkuat spiritualitas, memperbanyak doa, dan menjaga kekompakan selama proses perjalanan.
Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang harus dijalani dengan penuh kesabaran. Harapan kami, seluruh jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan aman, sehat, dan kembali ke Pesawaran dengan predikat haji mabrur,” tambahnya.
Optimistis Jamaah Haji 2026 Lebih Terarah
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Farid menyatakan Kemenag Pesawaran optimistis jamaah tahun 2026 dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik, disiplin, dan penuh kekhusyukan. Ia berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para jamaah dapat menjadi teladan dan membawa keberkahan bagi lingkungan masing-masing.
Semoga seluruh proses berjalan lancar, dan jamaah kita bisa pulang menjadi haji yang mabrur dan membangun semangat keagamaan yang lebih baik di Pesawaran,” tutupnya.
(Din morok)













