PESISIR BARAT, INFO LIPUTAN – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa truk jenis Mitsubishi FM 517 HS bernopol BE 8827 AMR di ruas jalan lintas barat, tepatnya di tikungan Jembatan Kali Bambang, Pekon Penyandingan, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat. Insiden yang terjadi pada Senin (04/05/2026) sekira pukul 17.00 WIB ini mengakibatkan kendaraan terguling dan muatan hancur berantakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk tersebut dikemudikan oleh Fazri Ridho Ramadan (23) warga Lampung Selatan, sedang melintas membawa muatan kaca sekitar 20 ton dari arah Bandar Lampung menuju Bengkulu. Sesampainya di lokasi yang dikenal memiliki medan berat dan jalan yang tidak rata, kendaraan diduga mengalami kendala mesin mati karena beban muatan yang dinilai melampaui batas serta kondisi jalan yang bergelombang dan banyak perbaikan (tampal sulam).
Akibat kondisi tersebut, pengemudi berusaha memundurkan kendaraan secara perlahan. Namun, saat akan mundur, terdapat kendaraan lain yang menghalangi jalur. Untuk menghindari tabrakan, sang pengemudi mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi jalan, namun sayang manuver tersebut justru membuat truk oleng dan terguling ke sisi kiri badan jalan.
Akibat benturan keras, pintu kaca sebelah kiri truk pecah dan seluruh muatan kaca seberat kurang lebih 20 ton jatuh serta hancur berserakan di jalan. Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka serius yang dialami oleh pengemudi maupun penumpang, Mochamad Feryyan (28) warga Tangerang.
Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah menuju senja dengan sedikit gerimis, namun kondisi jalan yang menanjak dan bergelombang serta permukaan yang tidak rata menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan pada kendaraan dan kesulitan pengemudi mengontrol laju. Meskipun jalan sempat tertutup puing, arus lalu lintas di lokasi tetap terpantau lancar dan tidak terjadi kemacetan parah.
Petugas kepolisian dan pihak terkait segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pencatatan data, serta koordinasi dengan jasa derek. Saat ini proses evakuasi kendaraan dan pembersihan jalan masih terus dilakukan agar kondisi jalan dapat kembali normal sepenuhnya.
Kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan cukup besar, meliputi kerusakan pada unit truk dan musnahnya seluruh muatan kaca yang diangkut. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait faktor penyebab kecelakaan, termasuk dugaan kelebihan muatan dan penguasaan medan jalan oleh pengemudi.
(Raden Majisin)













