Pringsewu Info Liputan – Pembangunan infrastruktur jalan rabat beton yang berlokasi di Dusun 2, Pekon Waringin Sari Timur, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung, mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (22/04/2026) ini merupakan program strategis untuk menghubungkan akses transportasi antara Dusun 1 dan Dusun 2 yang selama ini sangat dinantikan.
Jalan yang sedang diperbaiki ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga merupakan jalur vital bagi masyarakat. Rute ini menjadi akses utama warga menuju tempat ibadah, serta menjadi jalan keselamatan bagi para siswa yang bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah dan SDN 2 Waringin Sari Timur.
Salah satu dampak positif yang langsung dirasakan oleh warga adalah terbukanya kesempatan kerja. Program yang bersumber dari anggaran Dana Desa ini menyerap tenaga kerja lokal, sehingga sangat membantu perekonomian masyarakat di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat.
“Alhamdulillah, dengan adanya pekerjaan dari dana desa ini membuka lapangan pekerjaan bagi saya yang saat ini lagi membutuhkan pekerjaan,” ungkap salah satu warga yang terlibat langsung sebagai tenaga kerja di lokasi proyek. Hal ini membuktikan bahwa pembangunan fisik juga berdampak nyata pada kesejahteraan sosial.
Secara teknis, proyek jalan tahun 2026 ini memiliki spesifikasi panjang 250 meter dan lebar 2,7 meter. Pembangunan ini digarap dengan total anggaran mencapai Rp 71.598.000. Material dan konstruksi yang digunakan dirancang agar jalan lebih awet, kuat, dan mampu menopang beban kendaraan dengan baik.
Hingga saat ini, proses pembangunan sudah memasuki tahap akhir dan progres fisiknya dilaporkan telah mencapai sekitar 80 persen. Pengerjaan berjalan lancar dan tertib sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, sehingga warga pun semakin tidak sabar menantikan jalan ini selesai sepenuhnya.
Diharapkan setelah pembangunan rampung sepenuhnya, akses transportasi di Pekon Waringin Sari Timur akan menjadi jauh lebih lancar dan layak. Infrastruktur yang memadai ini diharapkan dapat mendorong roda ekonomi warga serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan dan keagamaan. (Redaksi)













