Diduga Selingkuh, Oknum Kepala Pekon di Banyumas Pringsewu Digerebek Istri di Penginapan

Pringsewu Info Liputan – Seorang oknum Kepala Pekon di wilayah Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Lampung, menjadi sorotan publik usai diduga terlibat kasus perselingkuhan. Individu tersebut disebut-sebut tertangkap basah oleh istri sahnya di salah satu tempat penginapan yang ada di Kabupaten Pringsewu pada pekan lalu.

Informasi tersebut mencuat setelah seorang narasumber berinisial A, yang meminta identitasnya dirahasiakan, menyampaikan langsung kepada media ini pada Jumat (17/04/2026). Menurut sumber tersebut, peristiwa dugaan perselingkuhan itu terjadi pada Kamis, 9 April 2026, ketika oknum kepala pekon tersebut diduga digerebek oleh istrinya sendiri.

“Benar, informasinya yang bersangkutan digerebek istrinya sendiri di salah satu penginapan di wilayah Pringsewu,” ujar narasumber kepada media ini.

Menindaklanjuti informasi yang berkembang tersebut, tim media berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada oknum kepala pekon berinisial A tersebut melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp. Namun sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, pihak yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atau konfirmasi apa pun.

Tidak hanya itu, upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Sekretaris Pekon di wilayah tempat oknum tersebut bertugas. Akan tetapi, upaya untuk meminta klarifikasi terkait kabar yang beredar ini juga belum mendapatkan respons sama sekali.

Untuk memastikan kebenaran informasi, tim media kemudian mendatangi lokasi penginapan yang disebutkan dalam laporan tersebut. Saat dikonfirmasi terkait adanya kejadian tersebut, pihak pengelola penginapan tidak secara gamblang membantah, melainkan memberikan pernyataan yang dinilai menguatkan adanya peristiwa tersebut.

“Ya tidak ada masalah bang, saling jaga privasi saja demi kenyamanan bersama. Silakan ditindaklanjuti,” ujar pihak penginapan singkat kepada awak media.

Pernyataan tersebut tentu memunculkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Pasalnya, seorang Kepala Pekon merupakan pejabat publik yang seharusnya mampu menjaga etika, moral, serta kepercayaan yang telah diberikan oleh warga masyarakat kepadanya.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran dugaan tersebut. Media ini masih terus berupaya mendapatkan konfirmasi lanjutan guna menjunjung asas keseimbangan dan keakuratan dalam pemberitaan.

Apabila informasi ini terbukti benar, masyarakat berharap pihak berwenang maupun instansi terkait dapat menindaklanjuti persoalan tersebut secara profesional. Hal ini mengingat perilaku seorang pemimpin atau pejabat publik dinilai harus menjadi contoh yang baik di tengah lingkungan masyarakat. (Red)

error: Content is protected !!