Dampak Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau, SDN 1 Datarajan Terapkan Belajar dari Rumah

Tanggamus, infoliputan.com — Dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Negeri 1 Datarajan, Kabupaten Tanggamus, untuk sementara dilaksanakan dari rumah.

Keputusan tersebut disampaikan melalui surat pengumuman bernomor 420/29/42/15/SD.1/2026 tertanggal 6 September 2026. Kebijakan itu mengacu pada Surat Edaran Bupati Tanggamus Nomor 4218/21/2026 tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dalam surat tersebut, pihak sekolah menyampaikan bahwa siswa-siswi SD Negeri 1 Datarajan akan melaksanakan pembelajaran dari rumah selama dua hari, yakni Senin dan Selasa, 7–8 September 2026.

Selama pembelajaran dari rumah, tugas akan diberikan oleh guru kelas masing-masing kepada para siswa. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik serta untuk menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik.

Pihak sekolah juga memastikan kegiatan belajar mengajar akan kembali dilaksanakan secara tatap muka di sekolah pada Rabu, 9 September 2026, sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang berlaku.

Kepala SD Negeri 1 Datarajan, Suwandi, S.Pd.SD, melalui pengumuman tersebut meminta kepada orang tua/wali murid agar memahami dan mendukung kebijakan pembelajaran dari rumah selama masa tersebut.

“Siswa-siswi belajar di rumah, tugas akan dikirimkan oleh guru kelas masing-masing,” demikian isi pengumuman pihak sekolah.

Langkah tersebut menjadi bentuk kehati-hatian pihak sekolah dalam menyikapi kondisi lingkungan akibat paparan abu vulkanik, sekaligus memastikan proses pendidikan tetap berjalan meskipun kegiatan belajar dilakukan dari rumah.

(Didi irawan)

error: Content is protected !!